Ketika jarak yang menjauhkan kita
Saat itu pula, Ku tak dapat melihat wajah Mu lagi
Ketika waktu yang memisahkan kita
Saat itu pula, Ku tak dapat mendengar suara Mu lagi
Masa kecil yang telah kita lewati bersama pun
Kini telah tiada, seiring dengan berputarnya waktu
Masa muda yang telah kita lalui bersama pun
Kini telah usai, seiring dengan bergantinya musim
Ku coba untuk bisa melupakan diri Mu
Namun, wajah Mu selalu terlintas dalam benak pikiran Ku
Ku coba untuk bisa berpaling dari diri Mu
Namun, bayangan Mu selalu hadir di setiap mimpi-mimpi Ku
Langit mendengar, suara apa yang saat ini Ku dengar
Mungkin suara hati Mu, yang ingin mendengar suara lembut Ku
Bumi merasakan, perasaan apa yang saat ini Ku rasakan
Mungkin perasaan rindu Mu, yang ingin berjumpa dengan Ku
Tak perlu diri Mu untuk mencari Ku, hingga ke langit ketujuh
Karena Ku telah terbelenggu di balik jeruji hati Mu
Tak perlu diri Mu untuk mengejar Ku, hingga ke ujung dunia
Karena Ku takut diri Mu terjatuh di dalam perangkap cinta Ku
Bandung, 21 Desember 2008
c Pemuda Islam 93
Tampilkan postingan dengan label For..... Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label For..... Tampilkan semua postingan
Kamis, 25 Desember 2008
Surat untuk Bunda
Teruntuk kasih hatiku yang slalu kurindu
Kuingin menghiasi mimpi bersamamu
Melepaskan segala keresahan dalam jiwa
Dalam bimbingan dan belaian bunda tercinta
Kala menatap wajahmu nan lembut
Kuingin kau tau selalu di hati
Ingin kurengkuh semua harapan
Di setiap desah nafas panjangmu
Dalam tidur menggapai mimpi
Kulihat kau tersenyum penuh kedamaian
Menyisakan gelora di hati
Tuk selalu membuatmu bahagia
Wahai bunda tercintaku
Yang selalu menemani dalam malamku
Setiap alunan doa yang kau panjatkan
Kutau kau tujukan untukku
Setiap derai tangismu
Kutau kau mengkhawatirkanku
Dalam dekapan kuingin berbagi
Dalam tatapan kuingin menghargai
Dalam setiap doa kuingin berharap
Dalam kebahagiaan kuingin kau menyertaiku
Kuingin menghiasi mimpi bersamamu
Melepaskan segala keresahan dalam jiwa
Dalam bimbingan dan belaian bunda tercinta
Kala menatap wajahmu nan lembut
Kuingin kau tau selalu di hati
Ingin kurengkuh semua harapan
Di setiap desah nafas panjangmu
Dalam tidur menggapai mimpi
Kulihat kau tersenyum penuh kedamaian
Menyisakan gelora di hati
Tuk selalu membuatmu bahagia
Wahai bunda tercintaku
Yang selalu menemani dalam malamku
Setiap alunan doa yang kau panjatkan
Kutau kau tujukan untukku
Setiap derai tangismu
Kutau kau mengkhawatirkanku
Dalam dekapan kuingin berbagi
Dalam tatapan kuingin menghargai
Dalam setiap doa kuingin berharap
Dalam kebahagiaan kuingin kau menyertaiku
Langganan:
Komentar (Atom)












